Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menilai hasil imbang 2-2 melawan Napoli sebagai hasil yang adil. Menurutnya, kedua tim sama-sama tampil kuat dan mengerahkan segalanya untuk meraih kemenangan, sekaligus menegaskan bahwa perebutan Scudetto musim ini akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir.
Inter dua kali unggul di San Siro lewat gol Federico Dimarco dan dua eksekusi penalti Hakan Calhanoglu. Namun, Scott McTominay selalu mampu membawa Partenopei menyamakan kedudukan, sehingga laga berakhir imbang 2-2.
Ada penyesalan karena kami dua kali unggul tetapi tidak menang. Namun, tidak pernah mudah menghadapi lawan sekuat Napoli.
Cristian Chivu Puji Mental Napoli
Chivu mengakui Inter sempat kehilangan ketenangan di momen-momen krusial. Meski demikian, ia memberikan pujian kepada Napoli atas daya juang mereka.
Kami mungkin kurang tenang untuk mengamankan kemenangan. Tapi Napoli pantas mendapat kredit karena tidak pernah menyerah, terus berjuang hingga akhir, dan bahkan mencoba membalikkan keadaan, lanjutnya.
Hasil ini juga dinilai sebagai peningkatan dibandingkan pertemuan sebelumnya, ketika Napoli menang 3-1 di Stadion Diego Armando Maradona pada Oktober lalu.
Duel Taktik dan Intensitas Tinggi
Chivu mengaku terkesan dengan sikap dan intensitas kedua tim yang terus berusaha menyerang.
Saya menyukai determinasi kami. Meski terkadang kami terlalu memaksakan permainan dan terekspos oleh umpan-umpan ke Højlund, kami tetap mencoba membangun permainan sendiri, sadar bahwa lawan bisa menciptakan masalah, jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Napoli sempat mendominasi 20 menit awal babak kedua sebelum Inter mulai menguasai bola lebih lama—situasi yang akhirnya berujung pada penalti.
Sayang kami tidak menang, tetapi ini adalah dua tim hebat yang meningkatkan level sepak bola modern dan Serie A. Kami akan berjuang untuk setiap poin hingga akhir musim, tegas Chivu.
Persaingan Klasemen Makin Ketat
Hasil imbang ini membuat Inter tetap berada di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin atas AC Milan dan empat poin dari Napoli. Namun, Juventus dan AS Roma terus mendekat.
Saya pikir ada empat atau lima tim yang terlibat dalam perebutan gelar. Inter, Napoli, Bologna, dan Milan semuanya masih memiliki satu pertandingan tunda. Jelas ini akan menjadi pertarungan sampai akhir, kata Chivu.
Laga tunda tersebut dijadwalkan ulang akibat komitmen Supercoppa Italiana dan akan dimainkan pada Rabu serta Kamis pekan depan.
Evaluasi Pressing Inter
Chivu juga menyoroti masalah pressing timnya, terutama di sisi sayap Tuna55.
Kami tahu Napoli akan agresif, tetapi kami sedikit lengah. Mereka sangat baik bermain di ruang sempit lewat McTominay dan Lobotka untuk menemukan Politano atau Elmas di sisi sayap. Di situlah kami keliru saat menekan, ungkapnya.
Setelah melakukan beberapa penyesuaian, Inter akhirnya mengamankan satu poin.
Melihat jalannya pertandingan, hasil imbang ini adalah hasil yang tepat, tutup Chivu.
Catatan Statistik
Hasil ini menjadi imbang pertama Inter di Serie A musim ini di bawah asuhan Chivu, setelah sebelumnya mencatat 14 kemenangan dan empat kekalahan. Namun, Nerazzurri masih memiliki catatan kurang baik dalam laga-laga besar.
Inter belum meraih kemenangan dalam 14 pertemuan kompetitif terakhir melawan Napoli, Milan, atau Juventus—dengan tujuh hasil imbang dan tujuh kekalahan—sebuah tren yang sudah berlangsung bahkan sebelum era Chivu.