Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A setelah meraih kemenangan tipis 1-0 di kandang Udinese. Hasil tersebut membuat Nerazzurri memperlebar jarak menjadi enam poin dari para pesaing terdekat, sekaligus mencatat kemenangan keempat mereka dalam lima laga tandang terakhir melawan Udinese.
Cristian Chivu Rombak Skuad Inter Milan Jelang UEFA Champions League
Menjelang laga besar UEFA Champions League melawan pemuncak Liga Inggris, Arsenal, pelatih Cristian Chivu melakukan rotasi besar dengan merombak hampir seluruh susunan pemain inti Inter. Meski demikian, tim tamu tetap tampil solid sejak menit awal.
Peluang langsung tercipta dalam lima menit pertama melalui Lautaro Martínez dan Federico Dimarco, sebelum Inter akhirnya memecah kebuntuan menjelang pertengahan babak pertama. Umpan akurat Piotr Zieliński dari lini belakang diterima Francesco Pio Esposito, yang kemudian mengirimkan bola kepada Martínez. Sang kapten Nerazzurri dengan tenang menahan kawalan bek lawan sebelum melepaskan sepakan kaki kanan bagian luar ke sudut bawah gawang, mengakhiri puasa golnya dalam tiga laga liga.
Mengingat Udinese sebelumnya dua kali bangkit usai kebobolan gol pembuka di kandang, Inter memilih untuk tetap waspada. Martínez dan Dimarco kembali bekerja sama menciptakan peluang tambahan, namun sepakan rendah Dimarco masih mampu digagalkan oleh kiper tuan rumah Maduka Okoye. Udinese sendiri hanya sesekali mengancam, dengan peluang terbaik mereka sebelum jeda datang dari Keinan Davis yang tendangannya ditepis Yann Sommer.
Okoye Kembali Berperan Penting
Selepas turun minum, tim asuhan Kosta Runjaić kesulitan mengubah jalannya pertandingan. Okoye kembali berperan penting dengan menggagalkan peluang Henrikh Mkhitaryan dari sudut sempit, sementara gol Dimarco dari situasi serupa dianulir karena offside dalam proses serangan.
Ketegangan meningkat sekitar 20 menit sebelum laga berakhir ketika Carlos Augusto melakukan tekel terlambat sebagai pemain Inter terakhir, namun wasit hanya mengganjarnya dengan kartu kuning—keputusan yang memicu protes dari pendukung tuan rumah.
Udinese memang lebih banyak menguasai bola di menit-menit akhir, tetapi ketangguhan Sommer di bawah mistar memastikan Inter mengamankan kemenangan tandang liga keenam secara beruntun. Hasil ini menempatkan Nerazzurri di posisi terdepan dalam perburuan Scudetto tuna55, sementara Udinese—yang hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir—kian tampak terjebak di papan tengah klasemen musim ini.