You are currently viewing Alarm Misterius Ganggu Warga Tiong Bahru hingga Delapan Kali Sehari Selama Lebih dari Sebulan

Alarm Misterius Ganggu Warga Tiong Bahru hingga Delapan Kali Sehari Selama Lebih dari Sebulan

Kehidupan warga di kawasan Tiong Bahru terganggu oleh bunyi alarm misterius yang terdengar berulang kali sejak awal Desember. Alarm tersebut dilaporkan berbunyi hingga delapan kali dalam sehari, dengan durasi sekitar satu jam setiap kali, dan muncul pada waktu yang tidak menentu, termasuk dini hari.

Banyak Penghuni Tiong Bahru yang Keberatan

Sejumlah penghuni di Blok 55 Jalan Tiong Bahru dan Blok 56 Jalan Eng Hoon mengatakan suara itu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang bekerja dari rumah. Beberapa warga bahkan terbangun di tengah malam akibat dering keras yang menyerupai alarm darurat.

Warga menduga sumber suara berasal dari sebuah unit kosong di Blok 55 yang tidak berpenghuni sejak awal Desember. Bunyi alarm tersebut terakhir kali terdengar pada 12 Januari. Sejumlah laporan polisi telah diajukan, dan pengaduan juga disampaikan kepada Dewan Kota Tanjong Pagar.

Sara K., 26 tahun, yang menyewa sebuah kamar di Blok 55 dan tinggal dekat dugaan sumber suara, mengaku kerap terbangun sekitar pukul 6 pagi akibat alarm tersebut. Ia mengatakan suara itu begitu mengganggu hingga tetap terngiang di kepalanya meskipun sudah meninggalkan rumah. Perempuan yang bekerja di bidang teknologi ini terpaksa menggunakan earphone peredam bising demi tetap bisa bekerja.

Sara sempat bepergian ke luar negeri dari pertengahan Desember hingga awal Januari. Namun, ia kecewa karena suara alarm itu masih berlanjut saat dirinya kembali. Ia pun mempertanyakan bagaimana mungkin alarm tersebut tidak kehabisan baterai setelah berbunyi selama lebih dari sebulan.

Keluhan serupa disampaikan Tamzin Adriaanse, 35 tahun, warga asal Afrika Selatan yang tinggal di unit hunian bersama di Blok 55 sejak Oktober. Menurutnya, suara alarm itu tidak hanya mengganggu pekerjaannya dari rumah, tetapi juga mengganggu kunjungan ibunya selama dua minggu pada Desember lalu.

Diduga Sumber Suara

Dari Blok 56, P.C. Chia, 45 tahun, mengatakan dapur unitnya menghadap gang belakang yang diduga menjadi arah datangnya suara. Ia menyebut beberapa alarm terdengar sangat keras, seolah berasal dari luar bangunan. Chia dan pasangannya telah mengajukan tiga laporan polisi terkait masalah ini.

Warga lainnya, Danielle V., 31 tahun, menghubungi polisi pada 10 Januari setelah mendengar alarm sekitar pukul 1 dini hari. Saat petugas menyinari unit dari gang belakang, justru terdengar suara lain menyerupai sirene tuna55 yang jauh lebih keras. Ia berharap masalah ini segera diselesaikan karena telah berlangsung terlalu lama.

Menanggapi keluhan tersebut, Dewan Kota Tanjong Pagar menyatakan telah mengetahui keresahan warga dan tengah melakukan penyelidikan bersama lembaga terkait, termasuk pihak kepolisian dan Dewan Perumahan.

Blok 55 dan 56 sendiri merupakan bangunan lama yang dibangun pada 1967 oleh Singapore Improvement Trust, pendahulu HDB. Kedua blok ini berstatus konservasi sejak 2003 untuk melindungi arsitektur art deco dan karakter unik kawasan Tiong Bahru.

Leave a Reply