You are currently viewing Arsenal Tumbang 2-3 dari Manchester United, Gol Telat Matheus Cunha Bungkam Emirates

Arsenal Tumbang 2-3 dari Manchester United, Gol Telat Matheus Cunha Bungkam Emirates

Harapan Arsenal untuk terus menjaga jarak di puncak klasemen Premier League 2025/2026 mendapat pukulan telak. Bermain di Emirates Stadium, The Gunners harus mengakui keunggulan Manchester United dengan skor dramatis 2-3. Gol penentu Matheus Cunha di menit-menit akhir menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah sekaligus penegas kebangkitan Setan Merah.

Jalannya Pertandingan Arsenal vs Manchester United

Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Arsenal tampil agresif karena berada di bawah tekanan hasil positif yang diraih Manchester City dan Aston Villa sebelumnya. Situasi tersebut membuat jarak poin di puncak klasemen semakin menipis, sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi pasukan Mikel Arteta.

Keunggulan Arsenal akhirnya datang pada menit ke-29 melalui gol bunuh diri Lisandro Martínez. Berawal dari sundulan Martin Ødegaard yang mengarah ke gawang, bola justru mengenai kaki bek Manchester United tersebut dan berbelok arah, membuat kiper Senne Lammens mati langkah. Emirates pun bergemuruh menyambut keunggulan sementara 1-0.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Kesalahan fatal di lini belakang Arsenal menjadi titik balik. Backpass ceroboh Martin Zubimendi mampu dimanfaatkan Bryan Mbeumo pada menit ke-37. Dengan satu kontrol tenang, Mbeumo mengecoh David Raya sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Manchester United justru tampil lebih efektif. Pada menit ke-50, Patrick Dorgu mencetak gol spektakuler lewat tembakan half-volley dari luar kotak penalti setelah melakukan kombinasi satu-dua dengan Bruno Fernandes. VAR sempat meninjau kemungkinan handball, namun gol tersebut akhirnya disahkan dan United berbalik unggul 2-1.

Arsenal merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Dominasi penguasaan bola mencapai lebih dari 56 persen disertai rentetan peluang dari Bukayo Saka, Gabriel Jesus, hingga Mikel Merino. Perubahan strategi dilakukan Arteta dengan memasukkan sejumlah pemain ofensif. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-84 ketika Mikel Merino mencetak gol penyama kedudukan lewat situasi sepak pojok.

Saat Arsenal tampak berada di jalur kebangkitan, Manchester United justru melancarkan serangan mematikan. Tiga menit berselang, Matheus Cunha menerima umpan Kobbie Mainoo dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Raya. Gol ini memastikan kemenangan 3-2 bagi tim tamu.

Kemenangan ini menjadi catatan manis bagi Michael Carrick, yang sukses mempersembahkan kemenangan kedua beruntun setelah sebelumnya menaklukkan Manchester City. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Arsenal di kandang musim ini dan menambah tekanan dalam persaingan gelar. Manchester United pulang dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Arsenal harus segera memperbaiki konsistensi pertahanan jika tak ingin tergelincir di fase krusial musim. Tuna55

Leave a Reply